Saat ini stigma lulusan Pendidikan Vokasi sebagai penyumbang penggangguran terbanyak di indonesia sudah mulai terbantahkan karena secara persentase jumlah tersebut menurun sejak 2016-2021.

Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi sangat konsisten terhadap tujuannya untuk menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten dan unggul, beserta riset terapan yang menghasilkan produk atau hasil serapan bagi masyarakat. Tetapi tentunya industri tidak dapat begitu saja menerima lulusan SMK jika tidak kompeten.

Maka hal itu menjadi tanggung jawab kita bersama insan-insan dibalik layar kemajuan Pendidikan Vokasi untuk memenuhi kriteria t

 

 

 

 

Please wait while flipbook is loading. For more related info, FAQs and issues please refer to DearFlip WordPress Flipbook Plugin Help documentation.

Swara Edisi Februari 2022