Peringatan Nuzulul Qur’an dan Santunan Sosial Bagi Sesama

Pemberian sembako secara simbolis dari Kepala Bagian Tata Usaha BBPPMPV BMTI

Cimahi, BBPPMPV BMTI – Pada pertengahan bulan Ramadhan, umat Islam memperingati peristiwa yang bersejarah, yaitu turunnya kitab suci Al-Quran pada tanggal 17 Ramadhan. BBPPMPV BMTI memperingati peristiwa Nuzulul Qur’an ini melalui Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Bahrul Ulum dengan menyelenggarakan pengajian dan memberikan santunan kepada warga yang membutuhkan di lingkungan sekitar, termasuk kaum disabilitas. Acara peringatan dihadiri oleh pegawai BBPPMPV BMTI bertempat di Masjid Bahrul Ulum (3/4/2024).

Ketua DKM Bahrul Ulum, Wahyu Purnama, S.Si., M.Pd. pada sambutannya menyampaikan rangkaian acara khusus bulan Ramadhan yang diadakan DKM Bahrul Ulum yang telah memasuki fase sepertiga akhir dengan kegiatan rutin, termasuk peringatan Nuzulul Quran, santunan yatim piatu, dan ditutup dengan sholat Idul Fitri yang diadakan di lapangan BBPPMPV BMTI pada 1 Syawal nanti. Wahyu juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada 68 orang donatur yang telah menyisihkan sebagian rezekinya kepada DKM untuk disalurkan kepada yang berhak.

Acara peringatan Nuzulul Qur’an dibuka oleh Kepala Bagian Tata Usaha BBPPMPV BMTI, Wanto, S.T., M.Eng. Dalam sambutannya, Wanto menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Quran yang jatuh pada 17 Ramadhan adalah suatu inspirasi untuk terus meningkatkan pengetahuan dan mengkaji Al Qur’an, karena Al-Quran berisi petunjuk dari Allah SWT bagi manusia. Wanto juga menekankan bahwa kegiatan DKM ini adalah wujud solidaritas dalam kepekaan sosial, sehingga lembaga ini dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Ia juga mengingatkan pentingnya meningkatkan etos kerja, karena segala pekerjaan yang dilakukan seharusnya dijadikan ibadah. ”Pada hakikatnya, segala aktivitas yang dilakukan seharusnya diarahkan untuk ibadah, sesuai dengan fitrah manusia yaitu diciptakan untuk beribadah kepada Allah SWT,” tuturnya.

Tausiyah pada acara ini disampaikan oleh Ustadz Rahmad dengan tema “Semakin Dekat dengan Al-Quran”. Menurutnya, sejarah mencatat bahwa Al-Quran diturunkan pada bulan Ramadhan, tepatnya pada tanggal 17, dengan keistimewaan yang terkandung di dalamnya. Malam Nuzulul Quran, yang diperingati setiap 17 Ramadhan, memiliki keistimewaan yang menjadikannya berbeda dibandingkan dengan malam lainnya. Salah satu keistimewaannya adalah “Malam Penuh Berkah”. Saat Al-Qur’an diturunkan ke bumi pada tanggal 17 Ramadhan, adalah malam yang penuh keberkahan berdasarkan firman Allah SWT dalam Al-Qur’an surat Ad-Dukhan ayat 3 yang berbunyi: “Sesungguhnya Kami (mulai) menurunkannya pada malam yang diberkahi (Lailatul Qadar). Sesungguhnya, Kamilah yang memberi peringatan.”

Ustadz Rahmad memberikan tausiyah pada peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Bahrul Ulum

Al-Qur’an, sebagai pedoman hidup, bukan hanya bagi umat Muslim, melainkan bagi seluruh umat manusia. Bagi mereka yang memperingati malam Nuzulul Quran dengan meningkatkan ibadah, dosa-dosa mereka akan diampuni oleh Allah SWT. Memperingati malam tersebut melibatkan pelaksanaan ibadah dan amal-amal dengan harapan mendapat ampunan-Nya, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Bukhari.

Selanjutnya, Rahmad menjelaskan keistimewaan lain dari malam Nuzulul Quran adalah pencatatan takdir tahunan kita, yang meliputi rezeki, keberuntungan, kematian, dan lainnya. Dengan meningkatkan amal dan ibadah di malam Nuzulul Quran, diharapkan kita akan mendapatkan takdir tahunan yang penuh berkah.

Jamaah yang menghadiri peringatan Nuzulul Qur’an 1445 H

Terakhir, ustadz Rahmad menjelaskan bagaimana kita dapat “Membuat Keluarga Cinta Al-Quran”. Untuk mengajarkan anak-anak mencintai Al-Qur’an, langkah awal yang penting adalah dimulai dari peran orang tua. Orang tua memiliki peran sangat besar dalam menanamkan nilai dan motivasi agar keluarga menjadikan Al-Qur’an sebagai fondasi kehidupan. Motivasi ini bertujuan agar anak-anak dapat memperkuat iman dan amal shalih mereka, mengingat adanya godaan di luar sana yang dapat mengganggu aqidah, iman, amal shalih, dan akhlak.

Keberpihakan pada Al-Qur’an sejak masa kecil akan membekas kuat dalam diri anak-anak. Hal ini merupakan investasi yang tak ternilai, mengingat anak-anaklah yang akan merawat kita di hari tua nanti. Anak-anak adalah pewaris yang akan melanjutkan jejak orang tua. Konsistensi orang tua dalam berperilaku dan bersikap akan memberikan dampak besar terhadap pembentukan karakter anak. Keyakinan akan keberkahan Al-Qur’an sebagai syafa’at di hari kiamat menjadi pendorong utama untuk menjadikannya sebagai inti dari pendidikan anak. Dengan demikian, menjadikan Al-Quran sebagai fondasi utama dalam keluarga akan membawa berkah yang melimpah bagi generasi mendatang.

Pemberian paket sembako

Agenda acara berlanjut dengan pembagian paket sembako kepada yang berhak seperti yatim piatu, kaum dhuafa, dan kaum disabilitas, dengan total 140 paket yang didistribusikan secara langsung oleh panitia. Sebagai penutup, acara diakhiri dengan buka puasa bersama seluruh panitia yang hadir pada saat itu. ***(Penulis Doni TP, Editor Herna).

 

 

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi
BBPPMPV BMTI Kemendikbudristek

Saluran Informasi dan Pengaduan :
Whatsapp : 08112242326
Telepon : (022) 6652326
Fax : (022) 6654698
Email : bbppmpv.bmti@kemdikbud.go.id
Laman : bbppmpvbmti.kemdikbud.go.id

Sosial Media Resmi:
Twitter : @bmti_kemdikbud
Facebook/Youtube/Linkedin : BBPPMPV BMTI Kemdikbud
Instagram/Tiktok : @bmti.kemdikbud